EVALUASI SASARAN MUTU AKADEMIK PRODI S1 TEKNIK ELEKTRO, Periode November 2012 – April 2013

1.      Lulusan memiliki kompetensi disiplin ilmu dengan kualifikasi memuaskan atau IPK > 3.00 pada rentang waktu 5 tahun terakhir

Pada periode pengukuran ini, tercatat 31 lulusan Prodi TE dengan profil sebagai berikut :

Sebanyak 71% lulusan dengan IP > 3 sedangkan  29% sisanya IP < 3. Untuk lulusan pada periode ini adalah angkatan 2008 dan 2009. Mahasiswa Angkata 2008 sejumlah 24 orang dan angkatan 2009 sebanyak 7 orang. Angkatan 2009 yang lulus pada periode ini merupakan lulusan dengan masa studi 3,5 tahun.

2.      Score akreditasi PRODI meningkat rata-rata 25 poin per tahun (BASELINE)

Program Studi S1 Tenik Elektro ITTelkom terakreditasi berdasarkan SK BAN-PT No 025/BAN-PT/Ak.XIV/S1/IX/2011 dengan Peringkat B. Tidak ada data yang menyebutkan score yang dicapai Prodi S1 TE. Hal ini menyebabkan tidak bisa lakukan pengukuran secara tepat peningkatan yang dicapai sampai saat ini. Selain itu, proses penilaaian score akreditasi adalah proses yang rumit yang melibatkan keseluruhan bagian di IT Telkom sehingga tidak  mungkin dilakukan oleh Prodi sendiri.

Secara kasar beberapa peningkatan yang telah dilakukan yang dapat meningkatkan score akreditasi dan prosesnya bisa di kendalikan oleh Prodi TE adalah Standar 3. Kemahasiswaan, Standar 4. Sumberdaya Manusia dan Standar 5. Kurikulum, Pembelajaran dan Suasana Akademik.

Beberapa peningkatan poin di Standar 4. Kemahasiswaan

1.  Deskriptor 3.1.1.c  Rasio mahasiswa baru transfer terhadap mahasiswa baru reguler. Untuk nilai mencapai 4, karena tidak ada mahasiswa transfer di Prodi Teknik Elektro

2. Deskriptor 3.1.2  Jumlah mahasiswa baru reguler tidak membuat beban dosen tidak melebihi beban 13 SKS. Dengan mahasiswa angkatan 2012 maka jumlah mahasiswa Prodi TE adalah 585 orang. Dengan jumlah dosen 17 orang maka perbandingan dosen dan mahasiswa adalah 1:34. Secara beban pengajaran, sudah disepakati tiap dosen di Prodi TE maksimum mengajar 12 SK untuk non struktural dan 8 sks untuk dosen dengan jabatan struktural. Dengan demikian beban dosen tidak melebihi 13 SKS

3. Deskriptor 3.1.4 Persentase lulus tepat waktu. Mahasiswa yang terhitung lulusan tepat wakatu adalah mahasiswa amgkatan 2009 dimana yang lulus adalah 7 orang dari 98 mahasiswa. Artinya persentasenya adalah 42% sehingga point yang di dapat adalah 3. Nilai ini lebih baik dari kondisi sebelumnya dimana persentase lulus tepat waktu dari angkatan 2007 lebih rendah dari nilai yang dicapai sekarang.

Beberapa peningkatan poin di Standar 4. Sumberdaya Manusia

1. Deskriptor 4.3.1 a. Dosen tetap berpendidikan terakhir S2 dan S3 yang keahliannya sesuai dengan kompetensi prodi. Saat ini 100% dosen tetap Prodi TE berpendidikan terakhir S2 dan sesuai dengan kompetensi prodi

2. Deskriptor 4.5.2  Jumlah dosen tugas belajar sesuai dengan bidang PS. Saat ini tercatat 10 dosen dari 17 dosen sedang menjalani tugas belajar S3. Ada penambahan dosen dengan kualifikasi Doktor  dengan selesainya studi mereka.

Beberapa peningkatan poin di Standar 5. Kurikulum, Pembelajaran dan Suasana Akademik.

  1. Elemen penilaian 5.1. Kurikulum. Secara umum telah dilakukan perubahan kurikulum dengan pemberlakukan Kurikulum 2012 dengan memuat hal-hal yang dipersyaratkan oleh standar-standar yang dianut seperti ABET atau KBK. Kurikulum 2012 disusun berdasarkan prosedur yang ditetapkan dan melalui reviwer dari pakar.
  2. Elemen penilaian 5.1. Tentang pemilihan MK Pilihan. Untuk Kurikulum 2012 mahasiswa memiliki keleluasaan untuk memilih MK pilihan sampai > 15 SKS, lebih besar dari yang dipersyaratkan oleh BAN (9SKS).

3.      Kenaikan prosentase lulusan dengan rata-rata masa tunggu kerja maksimal 6 bulan sebesar 10 % per prodi per tahun

Saat ini CDC sebagai unit yang melakukantracer study terhadap lulusan telah ditarik ke Yayasan. Hal ini mempersulit Prodi untuk melakukan tracer study. Dari wawancara dengan 31 lulusan pada periode ini, 4 orang telah bekerja sehingga waktu tunggu mahasiswa yang bersangkutan adalah 0 bulan. Untuk lulusan 1 tahun sebelumnya belum ada data.

4.      Peningkatan kelulusan tepat waktu minimal 5% per tahun jika baseline > 50% atau minimal 10% per tahun jika baseline <50%

Pada periode pengukuran ini tercatat 31 lulusan dengan rincian 24 mahasiswa angkatan 2008 dan 7 mahasiswa angkatan 2009. Yang masih dianggap lulus tepat waktu adalah mahasiswa 2009 sejumlah 7 orang. Namun hal ini belum bisa dihitung karena angkatan 2009 yang lulus tercatat dengan lama studi 3,5 tahun. Untuk itu pengukuran untuk sasaran mutu ke-4 baru bisa dilakukan pada periode Juli 2013. Dari pertemuan dengan Mahasiswa angkatan 2009, tercatat 39 mahasiswa merencanakan lulus pada Bulan Juli, artinya tepat waktu.

Usaha-usaha untuk meningkatkan capaian sasaran mutu :

  1. Mengadakan pertemuan dengan mahasiswa angkatan 2009 yang berpotensi untuk lulus tepat waktu dan membuat jadwal untuk monitoring perkembangan TA dan perkuliahannya
  2. Mengadakan pertemuan dengan angkatan 2010 yang merencanakan lulus 3,5 tahun agar bisa dipantau perkembangan studinya agar lulus sesuai dengan programnya
  3. Berkoordinasi dengan dosen wali dan pembimbing untuk selalu memantau perkembangan mahasiswa perwalian atau bimbingannya
  4. Mendorong mahasiswa untuk segera mengajukan sidang akademis jika sudah menyelesaikan tingkat pendidikan tertentu.
  5. Mendorong keikutsertaan mahasiswa untuk turut serta dalam kompetisi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *